Monday, March 13, 2017
Diskusi: Membatu atau Melebur?
Saturday, July 2, 2016
Becoming A Geek?
Tuesday, March 29, 2016
'Caleuy' yang Sebenarnya Nyusahin, tapi...
Kebegoan aku yang terjadi karena kurangnya fokus itu biasa di daerah aku disebut caleuy, karena disebut bego, that would sound so meanie =(( Meskipun artinya sama aja. Penghalusan bahasa lah intinya.
Banyak. Banyak banget kecaleuyan yang bikin sebagian orang yang ngeliatnya pun ikutan malu. Kalau malu aku sih kayanya udah ilang. Saking seringnya caleuy. Hahaha.
Mulai dari ketiduran di kursi kampus, jatuh dan bikin suara keras banget di kelas besar (sampai tiga kelas tahu aku jatuh). Saat itu aku malu banget sebenernya, cuma momen itulah yang bikin malu aku hilang di kampus. Bodo amat, udah pernah semalu itu jadi udah maksimum gitu. Ibarat termometer, air raksanya udah full dan jebol =))
Caleuy-caleuy kecil pun banyak terjadi, contohnya seperti nabrak pintu kaca, nyari-nyari barang padahal barangnya di depan mata, sampe gak nyambung kalau ngobrol sama orang lain.
Memang sepintas hal ini bikin aku sangat kesulitan. Pekerjaan jadi sedikit terhambat (karena loading lama), sering dapat momen memalukan, dan sering bingung sendiri. Tapi ternyata hal yang bisa dibilang kurang baik ini sebenernya bisa dijadikan 'kelebihan' aku.
Gimana bisa jadi kelebihan?
Bisa, caleuy ini bisa jadi keunikan aku di lingkaran sosial. Ini bisa jadi nilai jual ke teman-teman baru. Ada sebagian orang yang jago bikin jokes, ada yang emang jago pendekatan interpersonal, ada yang punya banyak pengetahuan, sehingga mereka bisa narik teman-teman baru untuk tertarik dengan dia, atau mereka bisa bergabung di grup baru dengan 'senjata-senjata' itu.
Terkadang, kecaleuyan ini bisa mendekatkan aku dengan teman-teman baru. Memang sih mereka bakal nge-bully aku, tapi ya seperti itu lah tandanya orang yang udah akrab, tega saling nge-bully =)
Jadi buat kamu yang punya satu kekurangan yang sangat sulit diubah dan gak merugikan orang lain, coba pikirkan baik-baik, siapa tahu ada cara untuk kamu membuatnya jadi suatu kelebihan =)
Making New Friends is Fun!
Sunday, March 27, 2016
Ayo Nulis!
Dulu, banyak hal yang aku lakuin untuk mengalihkan masalah aku. Mulai dari main game, browsing, tidur, olahraga, dll. Semua itu belum sempurna buat ngilangin beban pikiran. Memang sih aku lupa untuk sementara waktu, tapi setelah kegiatan itu selesai, aku ingat lagi.
Lalu, aku nemuin suatu kegiatan yang ampuh banget ngilangin stress dari segala masalah. Berdoa. Merenung. Intropeksi diri.
Ketiga hal itu bikin aku benar-benar tenang. Pikiran aku lebih rileks dan aku merasa lega. Lega banget.
Baru-baru ini aku nemuin satu lagi cara ampuh untuk nyempurnain pengurangan beban pikiran aku. Nulis. Yang aku sadari semenjak mulai bikin blog ini.
Dengan menulis, segala uneg-uneg dan ide aku tercurahkan dan rasanya lega sekali.
Selain itu, aku bisa nyuarain apapun yang ada di pikiran aku, dalam bentuk yang bisa ditangkap semua orang. Segala masalah beserta renungan yang aku dapat selama proses itu, aku tuangin ke dalam tulisan dan apabila ada yang baca, dia bisa memahami dan mengambil pelajaran dari masalah aku. Selain dia bisa melihatnya dari sudut pandang diluar sudut pandangnya sendiri, dia bisa 'merasakan' pengalaman-pengalaman aku tanpa perlu mengalaminya.
Kenapa aku tahu? Karena aku juga merasakannya ketika membaca cerita orang lain.
Contohnya, saat aku membaca sebuah buku semi-otobiografi Sukarno yang ditulis oleh Cindy Adams. Buku itu ditulis berdasarkan hasil wawancara penulis dengan Bung Karno pasca menjabat sebagai presiden RI.
Penuturan penulis di dalam buku itu benar-benar mengekspresikan emosi dan perasaan Bung Karno. Terasa seperti membaca novel.
Pengalaman membacanya, tidak seperti seperti membaca biografi lain yang terasa kaku dan membosankan (terutama bagi yang kurang tertarik dengan sejarah), buku ini seperti ditulis dengan hati. Kita dibawa kembali ke jaman perjuangan, kita dibawa ikut marah dengan pemerintah kolonial Belanda yang semena-mena memperlakukan nenek moyang kita. Kita merasakan sedih, kecewa, marah, senang yang sama seperti yang dirasakan Bung Karno dalam cerita tersebut.
Seperti itu, keajaiban menulis bagi aku.
Jadi, ayo mulai menuliss₩ =)
Nikmati Setiap Detik Hidup Kamu
Tulisan ini bukan bermaksud buat nyeramahin siapapun, ini cuma apa yang aku rasain selama hidup aku dan aku rasa ada hal-hal yang bisa dipelajari dari apa yang aku rasain ini.
Pernah gak sih kamu lagi beraktivitas, tau-tau kepikiran "kok gue udah kuliah lagi ya? Perasaan baru kemaren daftar masuk SMA."
Yup. aku sering sekali ngerasain hal yang sama.
Entah kenapa rasanya waktu kerasa begitu cepat. Sekejap mata.
Aku pun masih ingat memori-memori semasa TK, waktu pertama belajar baca, mewarnai, nari pakai lagu kosidah di panggung perpisahan =))
Gak tahu kenapa, rasanya baru kemarin aku ngalamin itu semua.
Dan byarr, tau tau aku udah segede ini. Anak 20 tahun-nyaris 21. Sudah bisa tinggal sendiri, sudah dilepas sama orang tua, dikasi kepercayaan yang cukup banyak. Bisa jadi lebih baik ngendaliin emosi dan keinginan.
Aku tahu, banyak banget pahit manis hidup yang aku alami sebelum menjadi pribadi seperti sekarang. Di umur ke 20 ini, aku sadar, bahkan pengalaman buruk pun, itu ngebentuk diri banget.
Aku yang dulunya sering mengeluh karena segala masalah yang datang, jadi bersyukur pernah ngalamin itu semua.
Masalah udah ngebentuk pribadi aku.
Dan tanpa masalah, aku akan tetap jadi anak kecil. Gak dewasa-dewasa.
Balik lagi ke masalah waktu. Cepatnya waktu berjalan, bikin aku sering banget bernostalgia.
Waktu SMA enak ya, gak punya banyak tanggung jawab.
Waktu SMP enak ya, belum banyak pikiran.
Waktu SD enak ya, punya sahabat.
Semakin dikenang, semakin sedih dan ingin balik lagi.
Tapi setelah aku pikir ulang, kenapa gak nikmati hidup yang sekarang aja, daripada terus mengenang masa lalu?
Toh di masa depan pun aku bakal kangenin masa-masa ini =)
Mungkin, mungkin waktu berlalu terlalu cepat karena di setiap waktu yang aku lalu, aku selalu mengeluh, lupa menikmati hal-hal yang sedang aku alami.
Aku percaya, setiap masa ada enak dan ada gak enaknya kok. Sama seperti semua hal di dunia ini. Ada sisi positif dan negatifnya. Yin dan yang. Hitam dan putih.
Jadi, sangat sayang sekali untuk menghabiskan waktu dengan mengeluh.
Keluar kosan, cari hal baru. Lupakan sejenak masalah yang aku tanggung.
Toh dipikirin terus juga gak akan jadi selesai.
Nikmati hidup, karena kita cuma punya jatah satu kali =)
Keep spirit!
Wednesday, March 9, 2016
Quotes and Poems
![]() |
Looking at this, we should've thought carefully befote we absorb those words into our heart. We should've realized that those words aren't real. Those aren't what we really feel. It was dramatized.
I, personally, kinda like those quotes on my timeline. Not all, but some of them are beautiful. Sometimes I can feel somebody's pain even without experience her trouble.
For me, people who enjoy quotes and poems are very very romantic and warm.

